Dear Parents,

Semua anak tentu adalah anak yang spesial bagi kedua orang tuanya. Setiap orang tua tentunya ingin memberikan yang terbaik dan mengharapkan yang terbaik untuk anak - anaknya. Namun kadang dalam proses belajar dan mengajar anak, seringkali orang tua menuntut anak terlalu berlebihan, hingga akhirnya baik anak maupun orang tua menjadi sama - sama stress.

Untuk itu, ada baiknya kita mengenal berbagai macam kecerdasan anak untuk mempermudah orang tua mengajari anaknya belajar dan membuat anak dapat belajar dengan mudah. Berikut adalah tipe kecerdasan pada anak.

Kecerdasan Spasial bisa juga disebut kecerdasan Bangun Ruang atau kecerdasan visual. Anak - anak dengan kecerdasan spasial dapat terlihat dari kemampuannya mengingat posisi benda, senang bermain puzzle dan senang menggambar.

Kecerdasan ini bisa dilihat sejak masih kecil loh parents! Kalau anak parents rajin membereskan mainan dan menaruhnya tepat di tempat semula atau sering merapikan barang - barang yang berceceran, tidak nyaman dengan barang yang tidak ditaruh sesuai pada tempatnya. Anak parents bisa jadi memiliki kecerdasan ini loh parents!

Cara lain mengecek kecerdasan visual pada anak bisa juga dengan cara mengecek apakah anak mampu menuntun parents kembali ke rumah tanpa bantuan. Cara ini bisa dicoba dari jarak beberapa meter dari rumah sampai jarak yang cukup jauh.

Anak - anak dengan kecerdasan Spasial bisa distimulasi perkembangannya dengan cara :
- Mengajaknya bermain puzzle
- Mengajak menggambar dan mewarnai bersama
- Belajar memasukan benda dengan bentuk yang berbeda
- Mengajak anak jalan pagi/sore dan meminta anak untuk menunjukkan kemana jalan menuju kerumahnya.

Parents juga bisa sesekali mengajak anak nonton bersama untuk meningkatkan kemampuan bicara anak. Karena anak dengan kecerdasan visual tidak bisa dan akan bosan jika diajak bicara terlalu banyak sehingga mengajak anak menonton bersama dapat membantu anak melatih kecerdasannya.
Kecerdasan kinestetik adalah kecerdasan fisik. Anak dengan kecerdasan ini dapat terlihat dari aktivitas anak. Jika anak parents bergerak aktif dan sulit untuk diam di satu tempat. Anak parents mungkin memiliki kecerdasan ini. Anak dengan kecerdasan kinestetik sering dilabeli sebagai ADHD atau anak hiperaktif padahal belum tentu. Bagaimana cara kita mengetahui apakah anak memiliki kecerdasan kinestetik? 

Selain aktif bergerak, anak dengan kecerdasan kinestetik memiliki kemampuan motorik kasar dengan baik. Ia dapat lebih cepat dalam hal berjalan, berlari, melompat dibanding anak lainnya. Anak dengan kecerdasan kinestetik juga cenderung cepat merasa bosan dan tidak betah jika disuruh duduk diam dalam waktu lama.

Anak dengan kecerdasan kinestetik dapat distimulasi perkembangannya dengan cara :
- Ajak anak bereksperimen atau roleplay. Membeli permainan sains untuk anak akan sangat menarik bagi anak dengan kecerdasan kinestetik dan memungkinkan anak untuk lebih fokus.
- Ajak berolahraga secara rutin. Membawa anak untuk les renang dapat menjadi salah satu cara untuk melatih fokus anak dan membuat paru - parunya lebih sehat loh parents! Banyak dokter yang menyarankan cara ini juga untuk anak - anak yang GTM supaya makannya lebih lahap. Jadi sekali merengkuh dayung dua tiga pulau dapat terlampaui!
- Ajak anak bermain sensori untuk membuat anak belajar fokus. Banyak sekali latihan sensor yang bisa parents praktekan seperti mengajak anak bermain balok, mengajak anak ke taman dan membiarkan kakinya merasakan rumput, tanah dan sekitarnya. Mengajak anak bermain memindahkan beras dari satu mangkuk ke mangkuk lainnya dan masih banyak lagi!

Hari ini Miss Manda hanya akan membahas dua kecerdasan dulu ya, kita akan lanjut lagi dengan enam kecerdasan lainnya di post miss Manda selanjutnya. Sampai jumpa!